Ketentuan Pemasangan Iklan di Blog Gowes Wisata

Harap dibaca terlebih dahulu bagi para advertiser yang ingin mengiklankan produknya di blog ini

1. Isi materi iklan setidaknya berkaitan dengan dunia petualangan dan pariwisata, misalnya : jasa tour & travel, Hotel atau penginapan, Resto atau wisata kuliner, tempat wisata, adventure dan outdoor activity, bisnis atau penyedia jasa di bidang adventure, bisnis seputar perlengkapan sepeda, promo website tourism, tourism books, dan lainnya
2. Content iklan tidak mengandung unsur malware, SARA, maupun pornografi
3. media iklan bisa berupa gambar dan URL website milik advertiser, script iklan, atau bisa juga dalam bentuk post review oleh tim kami
4. Untuk biaya pemasangan iklan bersifat flat, dan rentang waktu tayang silahkan menghubungi kami langsung
5. Ketentuan lainnya akan diatur berdasarkan kesepakatan bersama antara advertiser dan publisher, dalam hal ini Tim Gowes Wisata

Monday, 9 September 2013

Museum Merapi (07 Sept 2013)

Buat para penggemar gowes wisata di Yogyakarta sepertinya belum banyak yang tahu dimana lokasi Museum Merapi hehe...oleh karena itu kali ini saya akan share sedikit info mengenai lokasi dan apa saja yang dapat dinikmati selama melakukan gowes wisata menuju Museum Merapi.

Start jam 6 pagi dari rumah di GedongKuning, dan sesuai perkiraan maka jam 06.30 sudah sampai di Tikum (titik kumpul) biasa di Stadion Maguwoharjo.Lanjut nanjak melalui rute jalan desa biasa (ada di post sebelumnya) menuju lokasi berikutnya yaitu Warung Ijo di daerah Pakem (oya ternyata warung ijo itu berada di km 18,5 jalan Kaliurang) hal ini sebagai penanda untuk mengukur jarak menuju tujuan utama yaitu Museum Merapi yang berada di Km22 Jalan Kaliurang.



untuk lebih mudahnya maka jika kita berangkat dari Warung Ijo maka ambil saja kearah Jalan Kaliurang sampai pertigaan pasar, lalu keutara saja lurus terus dan nanjak (dalam hal ini maka beruntunglah mereka yang dikaruniai dengkul titanium XTR/Zee-nafas super-multi speed 10/11speed-frame carbon-dll yang meringankan), nanti setelah sampai di Km22 patokannya setelah melewati wisma Bethesda atau Tk playgroup maka ada jalan kecil disebelah kiri (ada papan penunjuknya kearah Museum Merapi, masih 2km lagi, tapi papan penunjuk arah ada di seberang jalan dan berwarna coklat serta tertutup dedaunan pohon sehingga kalau kita tidak awas maka tidak akan terlihat)

Setelah belok kiri sekitar 2km maka ada perempatan dan ada papan penunjuk arah lagi (kalau kita lurus ke Barat maka akan menuju jalur evakuasi, oleh karena itu maka belok kekanan arah utara, nanjak lagi sekitar 1km kemudian akan bertemu gapura atau gerbang besar tapi tidak terawat) nah belok kanan saja masuk kearah sesuai yang ditunjukkan oleh penunjuk arah menuju Museum Merapi



(tepat disamping gerbang tersebut sebenarnya ada lahan yang sepertinya dahulu pernah dijadikan semacam trek motorcross atau mungkin sepeda, sayangnya kini dijadikan tempat galian pasir pasir merapi) namun sebagian dari trek tersebut masih bisa digunakan (yang terpenting waspadalah jangan terlalu mengambil kearah tempat galian pasir karena kondisinya mudah longsor)

dilokasi bike park tersebut (sepertinya kalau saja tempat ini dikelola dan dirapihkan maka potensial untuk dijadikan bike park) kita dapat mencobanya untuk latihan cornering-drifting-jumping-roll off-dll)tinggal dibersihkan sebagian sampah2nya dan ditambahkan beberapa karung pasir dan papan untuk dijadikan table top sudah cukuplah.

Untuk yang mau mencoba kesini maka yang perlu diperhatikan adalah jangan lupa mengecek kondisi sepeda sebelum berangkat karena tidak ada bengkel sepeda dekat sini, jangan lupa membawa beberapa tools penting- dan air minum karena pada bulan-bulan saat tulisan ini dimuat cuacanya sangat panas dan warung terdekat adalah di depan gerbang Museum Merapi atau di perempatan bawah sebelumnya.

Berikut ini sebagian dokumentasi penampakan treknya, silahkan dinikmati





saatnya maen-maen dulu nyobain trek, sepiiiii berasa milik pribadi hehe...:D




Museum Merapi dibangun untuk mengedukasi kalangan umum mengenai sejarah dan aktivitas vulkanologi yang terjadi di Gunung Merapi sebagai salah satu Gunung berapi teraktif, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahaya dan keuntungan dampak aktivitas vulkanologi tersebut terhadap lingkungan sekitar.



Alam bukanlah untuk ditakuti dan diperlakukan semena-mena secara rakus dan merusaknya demi keuntungan material semata, tetapi kalau kita memperlakukan alam dengan baik maka alam pun akan banyak memeberi keuntungan bagi lingkungan dan kehidupan kita :)

ayo gowes wisata sekaligus melakukan wisata edukasi...selamat membaca semoga kedepannya saya menemukan trek sepeda baru lagi untuk dishare kesemua penikmat gowes wisata :D


No comments:

Post a Comment